Thursday, December 16, 2010

Studi Kitab Rijal al-Hadis SUWAR MIN HAYATI AT-TABI’IN

Karya Abdurrahman Ra’fat al-Basya


Biografi Abdurrahman Ra'fat al-Basya
Seorang sastrawan sejati yang mengutamakan akan keindahan dan sampainya pesan kepada pembaca,
Abdurrahman ra’fat al-basya dilahirkan pada tahun 1920 M di daerah Ariha sebelah selatan Negara Syiria,
menyelesaikan pendidikan ibtidainya pada sekolah ‘al-Kusrowiyah’ di daerah kelahirannya,
pendidikan strata satunya ditempuh di Mesir, fakultas Ushuluddin di universitas al-Azhar, mendapatkan ijazah sastra arab dari fakultas adab di universitas Fuad Awal,
gelar magister dan gelar doktoralnya beliau tempuh di universitas fuad awal setelah berubah nama menjadi Cairo Universiti.

Lanjutan…
Karir Abdurrahman diawali sebagai tenaga pengajar dan pengawas, kemudian Pembina bahasa arab di Syiria, direktur utama pada Daar kutub al-dhohiriyah al-munbatsiqoh atas organisasi ilmiyah bahasa arab di Damaskus, guru besar sekaligus dosen tamu pada fakultas adab di universitas Damaskus. Mengajar pada universitas Imam Muhammad bin su’ud al-islamiyah di Saudi Arabia pada fakultas BSA. ketua jurusan balagah dan metode kritik sastra islam, anggota pada majlis ilmiyah pada universitas semenjak didirikan, beliau dilantik dan dikukuhkan oleh panitia peneliti dan humas di universitas tersebut.

Karya-karyanya
Mengarang enslikopedi yang mana dari buah karyanya ini banyak beberapa karya bermunculan hingga menghidupkan nuansa sastra di universitas Riyad, tak elak banyak karya bermunculan setelahnya antara lain:
Syi’ir dakwah islam pada zaman nabi dan khulafaur-rasyidin, karya ‘Abdullah Hamid al-Hamid, diterbitkan pada tahun 1391 H, 1971 M
Syi’ir dakwah islam pada zaman amawi, karya ‘Abdul aziz Muhammad al-zair dan Muhammad ibn Abdullah al-atrom, diterbitkan pada tahun 1392H, 1972 M
Syi’ir dakwah islam pada zaman abbasiyah pertama karya Abdurrahman al-jaitsin, diterbitkan pada tahun 1396 H, 1976 M
Syi’ir dakwah islam pada zaman ‘Abbasiyah kedua karya ‘aid ar-rodadi diterbitkan pada tahun 1392 H, 1972 M
Syi’ir dakwah islam pada zaman ‘Abbasiyah ketiga karya muhammad bin ali as-somil dan Abdullah bin solih aal-‘arini, diterbitkan pada tahun 1401H 1981M
Dengan bintu syati’
Hubungannya dengan bintu syati’, dari buah karyanya melahirkan karya transformative karya bintu syati, karena bintu syati banyak mengutip dan menjadikan buku karya Abdurrahman ra’fat sebagai referensi sastra



Mengenai isinya, karya Abdurrahman ini terdiri dari 37 gambaran tabi’in dimana setiap kali mendiskripsikan tabi’in selalu diiringi kutipan pujian terhadap mereka. Seperti;
Pujian bagi ‘Amir bin Abdullah at-Tamimi


Isi dari kitab ini memuat: pujian yang indah dalam bentuk puisi hingga tidak memunculkan aspek keburukan dari tokoh
Mengenai footnote yang ada, pengarang hanya memebrikan ulasan makna dari kata-kata yang sulit untuk dimengerti, ini mengindikasikan kekonsistenannya Abdurrahman sebagai sastrawan sejati.




Lampiran setelah daftar isi, informasi kitab yang baru diterbitkan dan sudah

ad-din al-qoyyim
al-Butulah
suwar min hayati as-sohabiyat
hadas fii Ramadan
fannu al-imtihan baina at-talib wa al-mu’allim
al-‘udwan ‘ala al-arobiyah ‘udwan ‘ala al-islam
at-tariq ila al-andalusi
sementeara kitab-kitab yang telah diterbitkan antara lain;
nahwa madzhabiislami fii al-adabi wa an-nuqadi
suwar min hayat as-sohabah
suwar min hayat at-tabi’in
‘ardu al-butulah
Ali bin al-jahmi
Syi’ir thard
As-soyd ‘inda al-‘arabi
Analisis atas karya Abdurrahman ra’fat; unsur negatif dan positif
Dari ulasan di atas, sangat sulit mencari kekurangan hasil sumbangan ilmiyah Doktor Abdurrahman ra’fat al-Basya ini, hampir setiap lini yang beliau suguhkan memiliki nilai lebih dari karya mutakhir dalam sejarah penulisan kitab rijal. Namun, dalam segala keterangan yang ada penulis berusaha memberikan analisis karya beliau, adapun segi yang penulis anggap negatif adalah; kurang banyak tokoh yang dituliskan, sehingga jika hendak mencari data orang lain sangat terbatas. Penyanjungan yang tinggi, ini kurang memberikan penyegaran bagi orang yang menekuni ilmu hadis.

Dari segi positifnya, penulis menemukan banyak kelebihan antara lain; kitab ini merupakan anjuran utama bagi mereka yang ingin mempelajari untuk mengenali tokoh-tokoh islam, oleh karena penyebutan sendi positif dari tokoh, maka sangat cocok jika karya ini digunakan sebagai bahan ta’dil jika membutuhkan literatur yang membahasnya. Adanya pencantuman nama tokoh yang mirip namun sejatinya berbeda akan memberikan informasi lebih bagi pembaca supaya berhati-hati sekaligus teliti dalam mengenal sosok tokoh. Keterangan yang diberikan oleh pengarang dalam satu tokoh sangat lengkap dibandingkan dengan beberapa kitab rijal yang lain yang biasanya hanya memberikan keterangan dengan beberapa garis saja. Susunannya yang terpengaruh sisi sastra membuat karya Abdurrahman Ra’fat ini sangat enak dibaca dan memberikan dorongan psikologi bagi pembaca.


No comments:

Post a Comment

Silahkan Tuliskan Komentar Anda disini. jika anda belum mempunyai Google Account atau Open ID, Anda bisa Menggunakan Name/Url (disarankan menggunakan opsi ini) atau Anonimous.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Advertise

Contact Us

n