Thursday, September 20, 2012

Yakin Hidup Sukses Ministries

Yakin Hidup Sukses Ministries


Seminar buku “Anda Orang Tua Bodoh Atau Pintar?” YHS Church Makassar

Posted: 20 Sep 2012 07:00 PM PDT

Setelah persiapan selama 2 minggu, Puji Tuhan Yesus, panitia penyelenggara dari SOM YHS Makassar, The Kings, dan The Queens, acara Bedah Buku “Anda Orang Tua Bodoh Atau Pintar?” berlangsung dengan baik pada hari Rabu, tanggal 19 September 2012, Pk. 19.00 Wita sampai Pk. 21.00 Wita, di Ruang Sukses, YHS Church Makassar, Jalan Gunung Latimojong No. 39 Makassar. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan firman Tuhan kepada para orang tua, agar tidak menjadi orang tua yang gagal dalam mendidik anak, melainkan menjadi orang tua yang bijaksana dan sukses.
Melihat banyak anak-anak yang bandel dan hidup dalam pergaulan yang salah, seringkali yang terjadi anak yang dipersalahkan, sesungguhnya dalam hal ini peran orang tua kurang perhatian kepada anak-anak mereka atau salah dalam mendidik anak-anak. Lewat acara bedah buku ini, biarlah setiap orang tua dapat wawasan dan mengubah cara mereka dalam mendidik anak-anak mereka. Pembicara dalam bedah buku ini, tidak lain adalah Ps. Yusak Hadisiswantoro, sebagai Gembala Sidang YHS Church Makassar dan juga penulis , juga didampingi oleh narasumber Ps. Yudi Andreas bersama istri, ibu Fanni S. Puji Tuhan, acara tersebut dihadiri oleh 550 orang. Diantaranya para orang tua dan juga para calon orang tua.

Jangan Cari Kesalahan Orang

Posted: 20 Sep 2012 04:00 PM PDT

Bacaan: Matius 7:1-5

Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu … - Matius 7:3

Sebuah puisi menulis seperti ini : Jangan mencari kesalahan orang yang timpang Atau tersandung-sandung di sepanjang jalan kehidupan, Kecuali engkau sudah mengenakan sepatu yang dipakainya, Atau menanggung beban yang dipikulnya Mungkin ada paku dalam sepatunya yang melukai kakinya, Meski tersembunyi dari pandanganmu, beban yang ditanggungnya, bila kaupikul di punggungmu, mungkin 'kan membuatmu tersandung pula. Jangan terlalu keras pada orang yang melakukan kesalahan Atau melempari dia dengan kayu atau batu Kecuali engkau yakin, ya, sangat yakin, Bahwa kau sendiri tak punya kesalahan. *

Saya memiliki kebiasaan buruk, yang hampir semua dari Anda memilikinya juga. Menilai orang lain dengan poin yang sangat rendah. Dengan mudah kita akan berkata, begitu saja tak bisa, tak becus, dasar o'on, bodoh, tolol dan perkataan menyakitkan lainnya. Saat melihat orang lain melakukan kesalahan, dengan mudahnya kita mengetokkan palu layaknya hakim dan menundingnya dengan sinis, tanpa kita pernah mau tahu apa alasannya atau hal-hal apa yang membuat ia melakukan hal itu.

Giliran kita mengalami apa yang ia alami. Atau merasakan apa yang ia rasa. Atau melakukan apa yang ia lakukan. Belum tentu kita bisa melakukannya dengan baik, atau jangan-jangan poin kita justru ada dibawahnya. Lihat saja para penonton bola yang bisanya cuma teriak-teriak dan memaki-maki pemain yang sedikit saja melakukan kesalahan. Sesekali turun ke lapangan dong, dan tunjukkan permainan bola Anda!, demikian saya akan menantangnya.

Tak perlu menilai orang lain, sebab kita tidak pernah tahu seperti apa kita seandainya berada di posisinya. Belajar memahami orang lain jauh lebih baik daripada kita mengecamnya. Kita bukan manusia yang anti kesalahan, lalu mengapa kita begitu mudah mencaci kesalahan orang? Paling tidak kita harus pernah mengalaminya sendiri lebih dulu, barulah kita boleh berkata-kata.

(Kwik)

Renungan Harian Spirit

Kisah Nyata Wiwan yang Terjebak Perselingkuhan

Posted: 20 Sep 2012 04:00 AM PDT

Walaupun sudah beristri namun Wiwan tetap bermain api. Ini adalah kisah nyata tentang suami yang terjebak dengan wanita idaman lain.

Wiwan dan Chery berkenalan dalam sebuah situasi pekerjaan.  Kecocokan diantara keduanya membuat mereka begitu cepat akrab. Mereka pun menikah, namun ternyata ada alasan di balik pernikahan tersebut. “Alasan saya waktu menikah dengan dia itu, saya ingin lari dari keadaan rumah,” ungkap Wiwan.

Wiwan menuturkan bahwa dirinya tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat keras. Menurut Wiwan, ibunya tidak bisa memahami apa yang diinginkannya, hal inilah yang membuat Wiwan menjadi pribadi yang pemberontak. Wiwan juga menuturkan bahwa ia memilih Chery karena sosoknya yang sangat keibuan.

Pada awal pernikahan  mereka, Wiwan mampu bersikap baik. Namun setelah lima bulan, Wiwan mulai berubah. Dia kerap mencari-cari masalah dan memulai pertengkaran. Dia yang memulai, namun dia pula yang akhirnya merasa bosan di rumah. Wiwan pun mulai menjelajahi dunia malam yang akhirnya mempertemukannya dengan seorang wanita idaman lain.

“Saya bertemu dengan seorang wanita di sebuah diskotik. Ada kecocokan di diri saya. Apa yang saya mau, dia tahu dan dia bisa lakukan. Akhirnya saya suka dengan wanita itu dan saya mulai meninggalkan istri saya dan hidup dengan wanita itu,” ungkap Wiwien.

Fasilitas mewah yang diberikan oleh selingkuhannya, membuat Wiwan lupa dengan keluarganya. Bahkan ketika istrinya tengah hamil tua, dia jarang mendampinginya. “Istri saya waktu di rumah sakit, saya jarang nengokkin. Saya lebih sering pergi ke diskotik dan bersama wanita selingkuhan saya,” ungkap Wiwan.

Karena jarang ada di rumah, istri Wiwan pun mulai menaruh curiga. Ketika ditanya, Wiwan pun tidak memberikan penjelasan justru kerap menyulut pertengkaran.

Pada tahun ketiga, sebuah peristiwa akhirnya membongkar rahasia perselingkuhan Wiwan.  ”Suatu malam saya ingin melihat hape dia (Wiwan).  Saya lihat ada nama yayang, akhirnya saya telepon. Tapi karena ketahuan malah jadi dia yang marah,” ungkap Chery.

Cherry merasa hatinya tercabik-cabik, namun baginya pernikahan hanyalah satu kali sampai mati. Dalam segala keterbatasannya, Cherry hanya mampu menyampaikan segala keluh kesanya kepada Tuhan melalui doa. “Saya yakin yang bisa merubah cuma Tuhan Yesus aja,” ungkapnya.

Di luar dugaan sebuah peristiwa aneh menimpa Wiwan. “Saya sedang enjoy di dalam diskotik, tiba-tiba ada wajah anak saya. Pertama masih saya diamkan saja,” ungkap Wiwan yang saat itu mengaku dalam pengaruh minuman keras.

Ternyata suara itu semakin keras dan tak sanggup dihiraukannya. “Tiba-tiba saya terbangun. Hati saya seperti ada yang menegur, “kamu harus pulang, kamu harus menemui anak kamu”,” ungkap Wiwan.

Wiwan mengikuti apa kata hatinya. Hal tersebut membuat wanita selingkuhannya sangat marah, namun dengan tegas Wiwan menyatakan bahwa dirinya rela kehilangan wanita itu daripada harus kehilangan anaknya.

Kejadian itu membuat Wiwan mulai berniat untuk berubah. Ia bahkan tanpa sengaja melewati sekelompok orang yang tengah beribadah dan akhirnya tergerak untuk bergabung.

“Mereka lagi nyanyi lagu rohani, lagi muji-muji Tuhan. Dalam hati saya tergerak untuk ikut gabung dengan mereka. Waktu itu ada hamba Tuhan, dia menyampaikan firman. Sepertinya ada kerinduan dalam hati saya, saya mau berubah, saya mau dilepaskan,” ungkapnya.

Semenjak saat itu Wiwan membuka hati dan semakin bertekad untuk berubah. “Saya betul-betul banyak mengalami pelepasan, terutama dalam hal percabulan. Saya menangis dan saya minta ampun, dan disitulah saya diubahkan,” ungkap Wiwan.

Wiwan pun meninggalkan kebiasaan lamanya dan iapun berdamai dengan istrinya, mereka sering berdoa bersama untuk memulihkan kondisi keluarga mereka. Namun ternyata sebuah hal buruk harus terjadi dalam keluarganya.

Suatu hari entah kenapa istrinya tiba-tiba jatuh pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Di sana kondisi Chery semakin memburuk, ia bahkan terkena stroke karena ada pembuluh darah di kepalanya yang pecah. “Dokter memvonis dia paling cepat (sembuh) itu enam bulan. Dan biayanya pun tidak murah, yaitu kata dokter sekitar 200 juta.  Di situlah saya menangis dan minta ampun pada Tuhan,” kisah Wiwan.

Mujizat pun terjadi, dalam waktu singkat istrinya kembali pulih. Lewat kesempatan itulah Wiwan dan Chery lebih sering menghabiskan waktu bersama. “Setelah saya sembuh, dan dibawa pulang ke rumah. Suami saya mulai berubah, lebih perhatian,” ungkap Chery mengaku.

“Dari situlah saya mulai mengerti apa artinya saya mengasihi istri saya. Selama ini saya hanya melampiaskan nafsu saya, tapi sekarang puji Tuhan, Tuhan sudah memulihkan hidup saya sehingga saya mengerti apa arti mengasihi istri saya.

Wiwan sekarang adalah Wiwan yang baru, pria yang setia dan menyayangi istri dan anaknya. “Banyak perubaha-perubahan terjadi ketika Tuhan memulihkan diri saya. Istri saya mengalami pemulihan, anak saya dekat dengan saya. Yang tadinya saya tidak betah di rumah, sekarang saya lebih banyak di rumah,”

“Tuhan Yesus yang sudah mengubah watak suami saya. Yang tadinya keras, sekarang lembut.

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus karena sudah begitu baik kepada saya dan istri saya,

Tag Keyword : wiwan, perselingkuhan, selingkuh, dugem, diskotik

ilustrasi video : http://www.jawaban.com/index.php/spiritual/detail/id/9/news/120912233614/limit/0/Kisah-Nyata-Wiwan-yang-Terjebak-Perselingkuhan.html

GRAND OPENING HEROES YHS CHURCH SURABAYA

Posted: 20 Sep 2012 01:00 AM PDT

Grand Opening HEROES – Ibadah anak muda YHS Church Surabaya

Jumat, 21 September 2012

pukulk 17.00 wib

Kesaksian : ONGOL – Mantan Panglima Gereja Setan

Sabtu, 22 September 2012

pukul 17.00 wib

Kesaksian : Mr. Achin – Mantan pengidap HIV

tempat : ex. Restorant Jemursari lantai 2

Jalan Jemuersari no 17Surabaya

NERAKA ITU ADA @ Surabaya ???????

Posted: 19 Sep 2012 11:00 PM PDT

Waspada! Obat Tradisional Ini Paling Banyak Dioplos Bahan Kimia

Posted: 19 Sep 2012 10:00 PM PDT

 

(Foto: thinkstock)
Jakarta, Banyak orang Indonesia lebih memilih obat tradisional karena dipercaya memiliki efek samping yang lebih sedikit ketimbang obat kimia. Namun apa jadinya bila obat tradisional justru dicampur obat kimia dan diminum terus-menerus?”Obat tradisional baik kalau benar-benar murni dan tidak dicampur dengan bahan kimia obat,” jelas Drs. T Bahdar Johan, Apt, M.Pharm, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplementer BPOM, dalam acara Media Gathering di Kantor BPOM, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Berdasarkan data Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sejak tahun 2001 hingga 2012 ada 4 jenis obat tradisional yang paling sering dicampur dengan bahan kimia obat (BKO).

Pada tahun 2001-2007, obat tradisional yang paling sering dicampur bahan kimia adalah obat rematik dan penghilang rasa sakit. Menurut temuan BPOM, obat tradisional tersebut dicampur dengan bahan kimia obat berupa Fenilbutason, Metampiron, Parasetamol dan Asam Mefenamat.

Di tahun 2008-2011, obat tradisional yang paling sering dioplos adalah obat pelangsing dan obat penambah stamina (aprodisiak), yang dicampur dengan Sibutramin, Sildenafil dan Tadalafil.

Sedangkan di tahun 2012 hingga semester 1, yang paling sering dicampur bahan kimia adalah obat rematik dan penghilang rasa sakit, yang dicampur Fenilbutason, Piroksikam, Parasetamol dan Asam Mefenamat.

Apa efek sampingnya bila obat tradisional dicampur bahan kimia obat?

“Orang kan minum obat tradisional karena dianggap efeknya samping sedikit. Karena dianggap sedikit, akhirnya diminum terus-terusan. Kalau sudah dicampur bahan kimia, efeknya kan bisa lebih berbahaya,” pungkas Bahdar.

Berikut risiko dan efek samping penggunaan bahan kimia obat:

1. Sildenafil Sitrat
Sebagai obat disfungsi ereksi bila digunakan berlebihan dalam menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark miokard (biasa dikenal serangan jantung), nyeri dada, jantung berdebar dan kematian.

2. Natrium Diklofenak
Sebagai obat anti rematik bila digunakan berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada saluran cerna, mual, diare dan kadang perdarahan tukak, dispepsia, reaksi hipersensitifitas, sakit kepala, pusing, vertigo, gangguan pendengaran seperti tinnitus (telinga berdenging), fotosensitifitas dan hematuria (darah di urine), gangguan pada darah, nekrosis papilar atau fibrosis interstisial.

3. Fenilbutason
Sebagai obat anti rematik bila digunakan berlebihan dapat menyebabkan mual, muntah, ruam kulit, penimbunan cairan, perdarahan lambung, perforasi lambung, reaksi hipersensitifitas (Steven Johnsons Syndrome), hepatitis, gagal ginjal, leukopenia (jumlah sel darah putih rendah), anemia aplastik dan agranulositosis.

4. Parasetamol
Sebagai obat menghilangkan rasa sakit dapat menyebabkan kerusakan hati bila diminum dalam jangka panjang atau dalam dosis besar.

5. Piroksikam
Sebagai obat penghilang rasa sakit bila digunakan berlebihan dapat menyebabkan anoreksia, nyeri perut, konstipasi, diare, mual, muntah, tukak lambung, sindrom Steven Johnsons, sakit kepala, demam, penglihatan kabur dan hipertensi.

6. Sibutramin HCL
Sebagai obat pelangsing yang bila digunakan berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, denyut jantung meningkat, sulit tidur, kejang, penglihatan kabur dan gangguan ginjal.

Bahdar menjelaskan, obat tradisional memiliki banyak manfaat dan minim efek samping bila kandungannya benar-benar murni. Namun bila sudah dicampur dengan bahan kimia, maka efek buruknya lebih banyak ketimbang manfaatnya.

Untuk itu, konsumen perlu jeli untuk melihat nomor registrasi BPOM pada bungkus obat tradisional karena kebanyakan obat tradisional oplosan tersebut tidak terdaftar di BPOM.

Selain tanpa nomor registrasi, konsumen juga perlu waspada bila mengonsumsi obat tradisional yang efek sembuhnya instan, karena besar kemungkinan obat tradisional tersebut sudah dicampur bahan kimia.

(mer/ir)

Merry Wahyuningsih – detikHealth
Selasa, 18/09/2012 17:57 WIB

No comments:

Post a Comment

Silahkan Tuliskan Komentar Anda disini. jika anda belum mempunyai Google Account atau Open ID, Anda bisa Menggunakan Name/Url (disarankan menggunakan opsi ini) atau Anonimous.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Advertise

Contact Us

n